• June 16, 2024
Mauricio Pochettino. (Foto: twitter.com/ChelseaFC)

Mauricio Pochettino Merasa Tak Dicintai Fans Chelsea

Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino mengakui tidak merasa dicintai oleh fans the Blues, usai kembali menderita hasil buruk pada musim ini.

Pada laga terakhir di Premier League, Sabtu (2/3) lalu, tim asal London ini ditahan imbang 2-2 di kandang Brentford.

Hasil ini membuat tim yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut terperosok ke posisi ke-11 pada klasemen sementara dengan 36 poin, selisih 8 poin untuk menembus ke zona Eropa.

Chelsea yang bermain sebagai tim tamu di Community Stadium, berhasil unggul lebih dulu lewat gol Nicolas Jackson.

Namun gol dari Mads Roerslev dan Yoane Wissa berhasil membalikkan kedudukan untuk tuan rumah.

Penonton the Blues yang datang di stadion pun menyuarakan ketidakpuasannya dari tribun.

Terdengar nyanyian yang menentang kepemimpinan Todd Boehly serta Pochettino. Tak lupa juga penonton menyanyikan nama eks pelatih mereka Jose Mourinho.

Untungnya Chelsea berhasil pulang dengan satu poin setelah gol Axel Disasi pada akhir laga. Namun kekesalan penonton sudah ada sejak lama.

“Saya tidak khawatir. Kami harus menerima hubungan ini,” kata Pochettino usai laga, dikutip dari Sky Sports.

“Seseorang bertanya kepada saya, ‘Anda merasakan cinta dari para penggemar?’ Tidak.”

“Kami perlu membangun hubungan kami. Anda membangun hubungan Anda dengan memenangkan pertandingan tetapi saat ini kami tidak memenuhi harapan.”

“Biasanya dalam sepak bola, Anda membayar dengan pelatih atau dengan orang-orang di atas.”

Baca juga: Paul Pogba Buka Suara Usai Diskors 4 Tahun Karena Kasus Doping

Pochettino yang mengaku tidak mendengar nyanyian tersebut menambahkan, “Itu normal, kami kalah 2-1 dan mereka mengungkapkan rasa frustrasinya. Tentu saja, saya bertanggung jawab, saya pelatih kepala.”

Pada laga selanjutnya, Chelsea akan berjuang membangkitkan musim mereka saat menjamu Newcastle di Stamford Bridge.

Setelah itu mereka juga memiliki peluang untuk meraih trofi FA Cup dengan menghadapi Leicester City pada babak perempat final.

Seperti yang diketahui, peluang pertama untuk meraih trofi pada musim ini telah lenyap setelah kalah dramatis dari Liverpool pada final Carabao Cup.

“Saya berjuang dengan seluruh akal sehat saya untuk mencoba memberikan tim alat untuk bekerja, berkembang, mencetak gol, dan memenangkan pertandingan,” lanjut pelatih asal Argentina tersebut.

“Hari ini adalah ulang tahun saya yang ke-52, saya mengetahui bisnis ini dengan sangat baik, namun saya tidak akan pernah menyerah.”

“Saya siap bertarung besok dan pertandingan berikutnya. Kami akan terus maju.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *