• June 16, 2024
Son Heung Min. (Foto: instagram.com/hm_son7)

Skandal Timnas Korsel Terkuak: Ini Penyebab Jari Tangan Son Heung Min Cedera

Kapten Tottenham Hotspur dan tim nasional Korea Selatan Son Heung Min mengalami cedera pada jarinya. Hal ini karena ia terlibat dalam pertengkaran bersama rekan setimnya di timnas, menjelang partai semifinal Piala Asia 2023 lalu.

Dilansir dari the Guardian, para pemain berseteru saat makan malam sebelum kalah 0-2 di semifinal melawan Yordania pekan lalu.

Kekalahan ini melanjutkan puasa gelar tim berjuluk Taeguk Warriors ini selama 64 tahun.

“Itu terjadi ketika beberapa pemain muda pergi bermain tenis meja, dan Son serta pemain yang lebih tua lainnya mempermasalahkannya,” kata seorang pejabat Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), dilansir dari the Guardian.

“Para pemain bertukar kata dan jari Son terluka saat melakukannya.”

Baca juga: Jude Bellingham Bikin Carlo Ancelotti Teringat Akan Zinedine Zidane

Meski tidak ada konfirmasi dari KFA, bintang Paris Saint-Germain Lee Kang In meminta maaf melalui media sosial pribadinya.

“Kami telah menimbulkan kekecewaan besar bagi para penggemar sepak bola yang selalu mendukung tim nasional kami. Saya sangat menyesal,” kata Lee.

“Seharusnya saya yang memimpin dan mengikuti instruksi kakak-kakak saya, tapi saya minta maaf karena telah menunjukkan citra buruk kepada penggemar sepak bola.”

“Saya minta maaf kepada banyak orang yang kecewa dengan saya. Mulai sekarang, saya akan berusaha membantu saudara-saudara saya menjadi pemain dan manusia yang lebih baik.

Son sendiri sudah kembali ke klubnya Tottenham Hotspur dan bermain sebagai pemain pengganti pada laga kontra Brighton & Hove Albion.

Pada laga yang berakhir dengan kemenangan Spurs 2-1 tersebut, Son terlihat masih memakai perban pada jari telunjuk dan tengah kanannya.

Son Heung Min. (Foto: twitter.com/SpursOfficial)
Son Heung Min. (Foto: twitter.com/SpursOfficial)

Korsel sendiri tampil tidak meyakinkan sepanjang Piala Asia yang berlangsung di Qatar tersebut.

Meski menang 3-1 pada laga perdana babak grup melawan Bahrain, Korsel ditahan imbang 2-2 oleh Yordania dan 3-3 oleh Malaysia. Korsel pun hanya bisa lolos sebagai runner-up di babak grup di bawah Bahrain.

Pada babak 16 besar, Korsel ditahan imbang Arab Saudi dengan skor 1-1 yang bertahan selama 120 menit. Pertandingan lalu dilanjutkan ke babak adu penalti dan Korsel lolos ke babak perempat final.

Korsel lalu menang tipis 1-2 atas Australia pada babak delapan besar. Namun perjalanan skuad asuhan Jürgen ­Klinsmann ini terhenti pada babak semifinal usai kalah dari Yordania.

Yordania sendiri lolos sebagai pemegang peringkat ketiga terbaik dan berada 64 level di bawah Korsel dalam peringkat dunia.

Klinsmann bertanggung jawab atas kegagalan di Piala Asia tersebut. Namun menolak untuk mengundurkan diri.

“Yang jelas kami kecewa,” kata pelatih asal Jerman tersebut. “Kami memiliki tujuan besar untuk bermain di final tetapi Jordan layak mendapatkan kemenangan ini, mereka layak bermain di final.”

“Saya tidak berencana melakukan apa pun, saya akan menganalisis turnamen ini, kembali ke Korea bersama tim dan berbicara dengan federasi tentang apa yang baik dan tidak terlalu bagus di turnamen tersebut.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *